7 Keistimewaan Bulan Sya'ban

Setelah Bualan Rajab, akan datang bulan Sya'ban. Bulan Sya'ban juga termasuk salah satu bulan yang diagungkan dalam Islam. Pada malam Nisfu Sya'ban, Allah SWT turun ke langit dunia dan memberi syafaat (bantuan) bagi siapa saja yang meminta pada malam itu hingga terbit Fajar.

Rasulullah SAW pernah bersabda,
"Jika terjadi malam nisfu Sya'ban, maka shalatlah kamu sekalian pada malam harinya, dan puasalah kamu sekalian pada siang harinya. Karena sesungguhnya Allah Yang Maha Suci lagi Maha Tinggi turun pada malam tersebut ke langit dunia mulai dari terbenam matahari dan berfirman,

"Apakah tidak ada orang yang meminta ampun, sehingga Aku mengampuninya?
Apakah tidak ada orang yang meminta rezeki, sehingga Aku memberinya rezeki?
Apakah tidak ada orang yang terkena bala, sehingga Aku dapat menyelamatkannya?
Apakah tidak demikian, apakah tidak demikian, sehingga terbit fajar."

 



Diantara keistimewaan ibadah pada bulan Sya'ban yang agung adalah sebagai berikut.

7 Keistimewaan Puasa Bulan Sya'ban:

1. Menurut Imam Nawawi, pada hari nisfu Sya'ban (hari ke lima belas) tahun kedua Hijriyah, telah berlaku pertukaran kiblat umat Islam yaitu dari Masjid Al-Aqsa ke Kab'bah di Masjid Al-Haram.
2. Telah terjadi peperangan Bani Mustalik pada tahun kelima Hijrah.
Kemenangan berpihak kepada Islam dan terjadinya perang Badar yang terakhir pada tahun keempat Hijrah.

3. Bulan Sya'ban merupakan bulan dimana amal-amal kita diangkat untuk dihadapkan kepada Tuhan.
Hal ini berdasarkan hadits riwayat An Nasai dan Abu Dawud dan ditashih oleh Ibnu Huzaimah dari Usamah bin Zaid, katanya,
"Aku berkata, Wahai Rasulullah, aku tidak melihat tuan berpuasa dari satu bulan dari beberapa bulan seperti puasa tuan di Bulan Sya'ban."
Beliau menjawab, "Itu adalah bulan yang dilupakan oleh manusia antara bulan Rajab dan Ramadan. Bulan Sya'ban itu bulan amal-amal diangkat ke hadapan Tuhan semesta alam. Oleh karena itu, aku senang apabila amalku diangkat, sedangkan aku berpuasa."

4. Bulan Membaca Al-Qur'an.
Diriwayarkan dari Anas ra, berkata,
"Adalah orang-orang muslim apabila masuk bulan Sya'ban, mereka membuka mushaf-mushaf Al Qur'an dan membacanya, mengeluarkan zakat dari harta mereka untuk memberi kekuatan kepada orang-orang yang lemah dan orang-orang miskin untuk melakukan puasa Ramadan."

Berkata Salamah bin Suhail,
"Telah dikatakan bahwa bulan Sya'ban itu merupakan bulannya para qurra' (pembaca Al Qur'an)."

Dan adalah Habib bin Abi Tsabit apabila masuk bulan Sya'ban dia berkata,
"Inilah bulannya para qurra'."

Dari 'Amr bin Qais Al-Mula'i apabila masuk bulan Sya'ban dia menutup tokonya dan meluangkan waktu (khusus) untuk membaca Al-Qur'an."


5. Bulannya Rasulullah SAW.
Hal ini berdasarkan sabda baliau yang berbunyi,
"Bulan Rajab itu adalah bulan Allah, bulan Sya'ban adalah bulanku dan bulan Ramadan adalah bulannya umatku."

Rasulullah SAW pada setiap setiap malam tanggal 15 Sya'ban selalu melakukan shalat malam dengan sangat lama, menunaikan kewajiban bersyukur kepada Allah SWT, sehingga Al-Hafidh Al-Baihaqi dalam kitab Musnadnya meriwayatkan hadits dari A'isyah ra katanya,
"Rasulullah SAW pada suatu malam bangun, lalu melakukan shalat. Beliau memperlama sujud, sehingga aku mengira beliau telah wafat. Setelah aku melihat yang demikian itu, aku bangun sehingga menggerakkan ibu jari beliau, dan ibu jari beliau bergerak."

6. Pada setiap malam nisfu Sya'ban, Rasulullah SAW selalu mendoakan umatnya, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal.
Dalam hal ini, Sayyidina Ali ra menceritakan sebagai berikut,
"Susungguhnya Rasulullah SAW keluar pada malam ini (malam nisfu sya'ban) ke Baqi' (kuburan dekat masjid Nabawi) dan aku mendapatkan beliau dalam keadaan memintaan ampun bagi orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan dan para syuhada."

Banyak hadits-hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad bin Hambal dalam kitab musnad beliau, Imam At-Tirmidzi At-Thabrani, Ibnu Hibban, Ibnu Majah, Al Baihaqi dan An Nasai, yang menetapkan bahwa Rasulullah SAW adalah memuliakan malam Nisfu Sya'ban dengan memperbanyak shalat, doa dan istighfar.

Jadi, bukanlah perbuatan bid'ah dan bukan pula perbuatan aneh jika malam nisfu Sya'ban dijadikan malam untuk banyak berzikir, berdoa dan istighfar dan melakukan shalat bagi kaum muslimin.





7. Bulan turunnya Allah SWT ke muka bumi.
Rasulullah SAW pernah bersabda,
"Jika terjadi malam nisfu Sya'ban, maka shalatlah kamu sekalian pada malam harinya, dan puasalah kamu sekalian pada siang harinya. Karena sesungguhnya Allah Yang Maha Suci lagi Maha Tinggi turun pada malam tersebut ke langit dunia mulai dari terbenam matahari dan berfirman,
"Apakah tidak ada orang yang meminta ampun, sehingga Aku mengampuninya? Apakah tidak ada orang yang meminta rezeki, sehingga Aku memberinya rezeki? Apakah tidak ada orang yang terkena bala, sehingga Aku dapat menyelamatkannya? Apakah tidak demikian, apakah tidak demikian, sehingga terbit fajar."

Imam Al-Ghazali mengistilahkan malam Nisfu Sya'ban sebagai malam yang penuh syafaat (pertolongan).
Menurut Al Ghazali, pada malam ke 13 di bulan Sya'ban, Allah SWT memberikan tiga syafaat kepada hamba-hambanya.
Sedangkan pada malan ke-14, seluruh syafaat itu diberikan secara penuh.

Subhanallah...
Dengan demikian, pada malam ke-15, umat Islam dapat memiliki banyak sekali kebaikan sebagai penutup catatan amalnya selama satu tahun. Karena pada malam ke 15 bylan Sya'ban inilah catatan perbuatan manusia penghuni bumi akan dianikkan ke hadapan Allah SWT.

Akhir kata,
Selamat Berburu Amal Saleh di Bulan Sya'ban, terutama di malam Nisfu Sya'ban (malam tanggal 15). 



Credit:Sumber
Cerita Seram - Teror Pemilik Kalung Emas Berhias Perak

Cerita Seram - Teror Pemilik Kalung Emas Berhias Perak


 


Dunia Seram - Hari ini adalah hari ulang tahunku. Teman-temanku memberikan aku banyak sekali hadiah, namun ada satu benda yang menarik perhatianku yaitu, sebuah kalung antik yang cantik berwarna emas dan berhias perak milik temanku yang tak mau dipakainya lagi karena katanya kalung itu ada pemiliknya. Namun karena sedikit menggunakan jurus andalanku akhirnya akupun mendapatkan kalung indah ini.
Pada keesokan harinya aku berniat memakai kalung itu, tapi entah mengapa kalung yang tadinya aku telah letakan di dalam laci lemariku kini tidak ada lagi di dalam sana. Tapi setelah beberapa menit kucari rupanya benda itu ada didalam laci tempat kutaruh semalam.
�Mungkin aku kurang teliti� Pikirku,
�Ah.. siapa peduli� Kataku acuh tak acuh.
Lalu kupakai kalung itu dan kulihat dicermin, lalu aku terkejut karena diriku melihat ada seorang gadis yang tampak ingin mengambil kalung ini. Namun rasanya wajahnya pernah kulihat. Rasanya aku sangat mengenali wajah itu. Kutoleh kepalaku kebelakang namun tak ada orang disana.
�Mungkin itu hanya halusinasiku saja atau itu adalah R�� Kataku terpotong karena adik ku memanggil.
�Kak� kakak� ada seseorang yang ingin ketemu dengan kakak� kak� Teriak adik ku Rafael.
�Iya Rafael bawel..� Balasku.
Akupun berlari kecil menuju ruang tamu. Namun aku dikejutkan dengan orang yang tidak aku kenal sama sekali.
�Apakah kamu memiliki kalung berwarna emas dan memiliki sedikit balutan perak disampingnya?� Tanyanya.
�Ya� saya punya� namun, ada urusan apa ya dengan saya?� Tanyaku balik.
�Sebenarnya kalung itu adalah kalung milik anakku yang mati bunuh diri karena frustasi akibat kekasihnya yang bernama Doni dan Doni telah mengkhianati cintanya dengan berselingkuh dengan Lala temanmu..� Ucapnya sambil meneteskan air mata.
Aku tercekat� Lala� Lala� dia adalah teman yang selama ini kukira baik. Lalu dia kembali bersuara,
�Dan kalung yang kau pakai itu adalah kalung milik putriku yang bernama Rin. Kalung itu pemberian dari Doni kepadanya� Sambungnya.
�Rin.. Rin�� Ucapku pelan namun bergetar, rupanya dia adalah Rin yaitu sahabat lamaku.
�Tunggu� kau kenal Rin� Tanyanya.
�Tentu� aku malah sangat mengenalnya. Dia adalah sahabat terbaik dari kecil namun, kami terpisah pada kelas IX karena dia pindah sekolah dikarenakan orang tuanya dipindah tugaskan di Bandung..� Kataku.
�Apa kau yang bernama Lianata?� Tanyanya lagi.
�Ya� aku adalah Lianata� Sahutku.
�Ini adalah surat terakhir yang kutemukan diatas tempat tidurnya untukmu�.
Kuambil kertas lusuh itu dan kubaca isinya,
������������������������
Untuk sahabatku Lianata�
Hai Lia..
Maaf ya�

mungkin setelah kau baca kertas ini, aku sudah pergi dari alam manusia. Aku ingin sekali menceritakan ini, namun aku tau kau sedang bersibuk dengan PR, sesuatu hal yang menyusahkan itu kan haha. Doni kekasihku yang lebih pantas dibilang mantan kekasihku memutuskanku hanya demi perempuan lain yaitu, Lala.
Hah� Oh� ya Lia kau adalah sahabat yang paling terbaik dari yang baik. Lia apa aku boleh berpesan kepadamu, kau jangan pernah putus asa menjalani hidup ya. Pokoknya jangan pernah, janji atas nama persahabatan kita.
Cap Lima Jari dari Rin
Sampai Jumpa.
Rin
������������������������-
Air mataku menetes sangat deras. Akhirnya ibu Rin pamit pulang. Tes� tes� tes�
�Air warna merah apa itu� Tanyaku dalam hati.
Kudekati air yang mirip dengan darah itu dan kucium melalui indra penciuman dan rupanya itu benar-benar darah. Malamnya aku tak bisa tidur dan kuputuskan bahwa besok aku akan pergi ke kuburan rin untuk meletakkan barang yang memang miliknya, sebenarnya aku takut karena dari tadi aku dihantui oleh hantu Rin terus terusan. Pukul 00.00 aku masih terjaga ditempat tidur.
�Liaaa� Oh.. Liaaa� kata hantu Rin.
�Rin� aku mohon jangan hantui aku�
�Hi� hi� hi� tidak akan sahabat. Sebelum kau mempertemukan aku dengan Doni�
�Oh my good� kan seminggu dari semalam dia pergi keluar kota dengan ayahnya!� Seruku kepada hantu Rin.
*Blush, Tiba-tiba Rin menghilang dan lampu-lampu berkelap-kelip. Mungkin ini adalah hari yang paling sial dalam hidupku.

Credit:Sumber
Kisah Misetri - Jongkong Emas

Kisah Misetri - Jongkong Emas

   Image result for hantu Jongkong EMAS

Jongkong EMAS Mengalahkan JIN SAKA

Dunia Seram - Cerita ini tidak berkenaan dengan yg dah mati dan tidak di taja oleh mana2 syarikat Emas..Mentang2 dah jadi Master Gold Dealer ..cerita pun bab OMEH jo..Logam Kuning..Besi Kuning ..DEN citer di tajuk lain..ialah Bulan Muharam yakni Tahun Hijrah baru..Bank2 Bunian dah penuh balik budget mereka..kan kan kan..

Sebelum tu DEN nak ucapkan Selamat berjaya kepada Mahaguru EMAS Syukor Hashim dan Pokli. DEN ado terserempak dengan dorang maso DEN merompak omeh kat Public Gold. Teruskan usaha murni anda.

Walaupun ceritera ini hanya temberang DEN, semuga ada manafaatnya..

Suatu malam seperti biasa..DEN didatangi satu keluarga yang dah merata berubat nak buang SAKA tapi mai balik..dan SAKA ni pulak jenis suka mengulang ulang atau bahasa kasarnya memperolok-olokkan ayat2 Al Quran yg di baca. Memang DEN tak gemar le. Masa mereka bercerita dalam kepala otak DEN nak kasi JIN ni suatu penderaan yang boleh kasi Trauma sama itu JIN. DEN perati dalam cermin..JIN ni kafir. DEN diam2 pasang Pagar guna zikir nafas di tahap NUPUS. dan DEN putarkan melawan Jam samo cam orang buek tawaf di Kaabah. Bila dah laju cam Saiklun..DEN masukan sekali JIN tu. Tak cukup tapak tanah dia berdiri. Ingat Handal Benar..Dia asalnya duk bersila tunggu DEN nak Ruqyah ke hapa. Sorry beb..berlaku perlawana batin walau zahir masih berbicara memecah keheningan malam di KOTA KEMUNING..

Dalam keadaan dia duk mencari tapak dalam lingkungan Saiklun tersebut tiba2 je...CIS ko memang berlagak .JIN SAKA menempik. Takdo orang dapat keluarkan aku yang sudah berpuloh tahun menjaga anak cucu. DEN jawab seperti biasa..." Namo DEN kan Tok BELAGAK..so apa adahal ".Terdiam beruk JIN tu. " Suatu jawapan yang mendapat markah penuh dalam skema peperiksaan Bahasa Malaysia tahap SPM.

Apo kecoh kecoh mende ni kan muleh setel "..DEN mula mengumpan walaupun tangan dia sudah melakukan ritual untuk menjurus DEN. DEN tengok dia nak main jurus..DEN terus tunjukkan jari DEN tepat ke Jantung dia. Terkentut dia kena. Macam nak mampus..itu pun DEN kasi pada laluan Nafas jo..bukan pada Tanapas atau Ampas atau Nupus. DEN cakap " Apa barang lu nak main jurus dengan Gua ". DEN tak kas habis..sebab he.he..banyak barang Mamat ni ada..mana le tau ada rezeki.

Relax brother...Kita muleh bincang..DEN mula nak racun SAKA dia jo. Orang hantar Mak Ayah kek umah orang tua pun kena bayar gak bulanan, inikan ko yang dah tuo bangat ( Korang pun elok gak buek camni..bilo ayah dan Omak dah tua campak jo kek pusat jagaan ..bayar jo sebulan ikut budget le.). Jin SAKA diam jo..DEN mulo nak jadi macam British buek tawar menawar..
Ko kasi DEN Omeh 2-3 ketul berat dalam 6.5kg seketul dah le..DEN janji Dorang kan bela ko. Jeng2..DEN sebagai MASTER GOLD DEALER mula menggunakan kemahiran DEN.

Aku ada 7 tempayan emas dan harta karun...Tibo2 jo SAKA tu bersuara..( dah kena racun DEN ). Lamo dah Aku nak kasi kat dia..tapi dia tak nak..Kepalo Hotak kau..DEN sergah SAKA tu..Mano ado Manusia yang tak nak ..Ko kasi kat DEN. Tawar menawar perjanjian Pangkor pun bermula...Sang SAKA pun mula menghulurkan telapak kirinya didepan DEN..ni ha ada emas jongkong seketul diatas tangan dia...berkilau mata DEN tengok...( emas beb..bosar dari 100gm bar bullion yang DEN ado ) maybe jongkong 6 kg. Cis buek apo kalau tak zahir..sergah DEN..Zahirkanlah kalau mampu...( DEN dah siap ayat pemotong kalau dia zahirkan emas jongkong tu..biar dia tak muleh amik balik bila dah zahir ) ( Jin2 ni memang palat..depa memang suka kasi tunjuk sekejap secara zahir lepas tu kasi tarik balik kealam mereka ) tibo2 je ada emas jon..Jin Saka diam aje..

DEN cakap..cepatle zahirkan...kalau setakat alam ghaib..DEN pun muleh cari lagi banyak..
Saka diam jo...DEN biarkan suasana hening seketika..biar Saka tu decide..He..he..Zahir je DEN potong le..Kayo beb... 


Credit:Sumber
SEDEKAH DAN REZEKI: Berlimpah Rezeki dengan Bersedekah

SEDEKAH DAN REZEKI: Berlimpah Rezeki dengan Bersedekah

Berlimpah Rezeki dengan Bersedekah
Sumber Gbr : baitalkamil.org 
Banyak dari kita yang tidak membantah manfaat dan kekuatan sedekah namun banyak juga yang masih enggan melakukannya. Ini dikarenakan kita selalu menghitung �keuntungan� sedekah dengan menggunakan kalkulasi dan matematika kita. Matematika dan akuntansi sedekah menurut alquran dan hadis terkadang sulit kita mengerti dengan matematika biasa. Dibutuhkan keyakinan yang tidak biasa (iman) untuk bisa mempercayainya. Tidak ada istilah rugi dalam bersedekah dan tidak ada yang bangkrut karena bersedekah. Meskipun secara pandangan umum harta kita berkurang ketika melakukan sedekah namun sejatinya dalam kacamata iman harta itu tidak berkurang bahkan bisa bertambah berkali-kali lipat. Ya berkali-kali lipat !! So jika anda belum bisa mempercayai dan meyakini atau tidak mau belajar mencoba meyakininya saya pikir jangan buang-buang waktu anda yang amat berharga itu dengan melanjutkan membaca artikel ini. Karena waktu lebih berharga daripada hanya sekedar uang. Dan yang berjanji memberikan balasan yang berlipat itu adalah Allah Azza Wa Jalla, pemilik dan penguasa seluruh alam ini. 



So siapa diri kita jika tidak mau mempercayainya. Dalam [QS Al-Baqarah/2: 261] Allah mengatakan : �Orang-orang yang menafkahkan harta di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui�. Dan jaminan tidak bakal rugi dikatakan Allah di QS Al-Baqarah/2: 272 : �Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), maka pahalanya itu untuk kamu sendiri, dan janganlah kamu membelanjakan sesuatu melainkan karena mencari keridaan Allah, dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan, niscaya kamu akan diberi pahalanya dengan cukup, sedangkan kamu sedikit pun tidak akan dirugikan.� Selain Quran ada banyak hadis juga yang menjamin kelimpahan rezeki dengan sedekah salah duanya adalah Nabi s.a.w. bersabda kepada Zubair bin al-Awwam: �Hai Zubair, ketahuilah bahwa kunci rezeki hamba itu ada di Arasy, yang dikirim oleh Allah Azza Wa Jalla kepada setiap hamba sesuai nafkahnya. Maka siapa yang memperbanyak pemberian kepada orang lain, niscaya Allah memperbanyak baginya. Dan siapa yang menyedikitkan, niscaya Allah menyedikitkan baginya.�H.R. ad-Daruquthni dari Anas r.a. Dalam salah satu hadits Qudsi, Allah berfirman: "Hai anak Adam, infaklah (nafkahkanlah hartamu), niscaya Aku memberikan nafkah kepadamu." (H.R. Muslim). Niscaya Aku (Allah) akan memberikan nafkah kepadamu. Apa lagi yang perlu kita takutkan jika Allah yang maha kaya yang mau menafkahi kita. Masihkah kita takut miskin dan kekurangan dengan bersedekah. Came on... Sedekah yang lebih utama adalah menyedekahkan barang atau benda yang paling dicintai. Tentang ini ada sebuah kisah menarik dari seorang dirut sebuah perusahaan yang dililit banyak utang. Adalah Mulyadi namanya, ia seorang Direktur Utama PT Zebra Nusantara TBk, perusahaan transportasi terbesar di kota Surabaya. Dari kesulitan-kesulitan makro berimbas kepada kesulitan termasuk perusahaan yang dikelolanya. 



Akumulasi kesulitan itu berakibat terhadap terancamnya aset-aset yang ia miliki. Nilai aset itu hampir Rp 2 miliar, dan akumulasi utang hampir Rp 3 miliar. Untuk kali pertama dalam hidup pria kelahiran Bogor 2 November 1970 yang pernah menjabat Direktur Utama PT Steady Safe Tbk ini menggunakan kendaraan umum untuk mengantarkannya ke tempat tujuan. Karena selama ini Mulyadi ke mana-mana selalu menggunakan sopir. Pertama kali ia naik bis ya itu dari depan hotel Mandarin menuju Al Azhar. Ia shalat Maghrib dan mendengar publikasi dari pengurus masjid tentang adanya tausiah.



 Ia pun beriktikaf di Masjid Agung Al Azhar hingga waktu Isya tiba. Setelah shalat Isya berjamaah Mulyadi mengikuti pengajian yang malam itu menampilkan dai muda Ustadz Yusuf Mansur sebagai penceramah. ''Ia sempat terkejut, ketika dalam tausiyah YM mengatakan, 'Mungkin di antara jamaah yang hadir di sini adalah orang yang tidak sama sekali berniat untuk datang ke Al Azhar bahkan mendengarkan tausiyah dari saya. Tapi, jamaah tersebut saat ini sedang dilanda kesulitan yang luar biasa''. Inti dari tausiah sang ustadz mengatakan bagaimana cara mengatasi kesulitan dan mengharapkan pertolongan Allah. Caranya adalah dengan bersedekah dan lebih utama adalah benda yang paling dicintainya. Tanpa pikir panjang, Mulyadi pun mengikhlaskan jam tangan merek Bvlgari yang melingkar di tangannya seharga 3.000 dolar AS untuk disedekahkan. ''Waktu itu, yang paling berharga yang dipunya Mulyadi hanya jam tangan karena di dompet hanya ada uang Rp 110 ribu. ATM saldonya sudah sangat minim, Kartu Kredit sudah over limit. Waktu itu ia pikir kalau saya sedekahkan Rp 100 ribu uang saya tinggal Rp 10 ribu. Sejenak ada rasa berat. Jam tangan itu memang tipe jam yang diidam-idamkannya dari dulu. Namun ia segera menepisnya. Saat dilelang, jam itu dibeli seorang jamaah seharga Rp 200 ribu. Ia merasa enteng sepulang dari masjid. Ia mengaku berada di puncak kepasrahan tertinggi selama hidupnya. Suami dari Nurasiah Jamil ini siap untuk menerima keputusan apapun, termasuk hilangnya semua aset yang dimilikinya. Tak lama kemudian, teleponnya berdering. Jauh sebelum krisis melanda dirinya, ia pernah mengajukan sebuah proposal proyek kepada sebuah lembaga. Suara telepon di ujung sana menanyakan proposalnya dulu, apakah berminat untuk meneruskan atau tidak. 


Subhanallah...Allah menggerakkan hatinya untuk mengakomodasi proposal saya, pikirnya penuh suka cita. Senin, hanya berselang dua hari setelah mensedekahkan jam Bvlgari-nya, Mulyadi diminta datang ke kantor rekannya bersamaan dengan rencana eksekusi lelang. Mereka sepakat bekerja sama. Tak sampai seminggu, ia sudah meneken surat perjanjian kerja sama. Uang muka honorarium segera dikirim ke rekening, begitu kata mereka. Di hari batas terakhir ia harus melunasi hutangnya, ia pergi ke bank. Subhanallah, sudah ada jumlah uang yang sangat-sangat cukup untuk menyelesaikan semua kewajibannya, kisah Mulyadi kepada Republika dengan mata berbinar. Ia tak akan pernah melupakan kisah itu. ''Inilah pengalaman batin yang paling berkesan sepanjang hidup saya. Apa yang kita sangka, tak selalu seperti itu yang Allah kehendaki. Ia pun teringat, boleh jadi, keajaiban itu datang karena sebelumnya ia berikhtiar, berdoa tanpa putus, ibadah puasa Senin-Kamis, shalat dhuha setiap hari, iktikaf di masjid, dan selalu mendoakan orang tua. Mulyadi bersyukur Allah memberinya kesulitan hidup, karena itu adalah momentum untuk melihat keperkasaan Allah. Allah mengintervensi kehidupan manusia selama manusia berada di jalan Allah dan mengikhtiarkan sesuatu yang benar-benar mengharap ridha Allah total tidak berkehendak atau tidak tergantung selain Allah. ''Jika kita bersedekah, ternyata itu yang mengundang intervensi Allah lebih cepat lagi,'' tandas Mulyadi berfilosofi. �Allah menjanjikan balasan yang berlipat kenapa kita sibuk ngurusin yang selipat�

http://www.kompasiana.com/katabijak/berlimpah-rezeki-dengan-bersedekah_55ec069a379773830761345d

Kategori

Kategori